Indonesia Digital Camera Community  
Home | Review | Forum | Berita&Info | Artikel | Contact Us  

"Maaf Ada Maintenance, jadi Situs ini Mungkin Belum Jalan Sempurna"

Kamera-Digital.com Artikel Artikel Menu : Artikel Home | Top 10
 
Kategori Menu :
- Forum
- Artikel
- Review
 
Google
Web
kamera-digital.com
 

Advice dari para fotografer (digital) sangat diperlukan untuk membantu komunitas ini.

 

Info Komunitas


Jumlah Total Message
188240
Jumlah Total Topic
26661
Jumlah Total Anggota
18086
Join Komunitas
 
 
 Artikel


TIPS Pengguna Pocket-Consumer Digicam - Mencegah Under Exposure    
Kamera-Digital.com (Chandra R)

Umumnya pengguna kamera saku, mengeluh hasil foto yg mereka dapatkan cenderung kurang terang (under exposure), terutama flash photography (indoor), ini terutama karena pada kamera jenis ini hanya mengandalkan built-in flash yg rendah intensitas cahayanya, sehingga jangkauan / coverage areanya terbatas, ditambah kebiasaan memotret pada jarak maximum jangkauan flash.

Yang sering terjadi adalah:

  • pada wide angle lens (zoom out max), hanya daerah tengah saja yg cukup cerah, sementara pada bagian tepi / pojok, cenderung lebih gelap, ini dikarenakan keterbatasan coverage area flash (terlepas masalah design lensa, vignetting).
  • pada lensa tele (zoom in max), cenderung keseluruhan kurang cerah (under), ini disebabkan pada posisi zoom in, bukaan aperture mengecil, sehingga lebih banyak dibutuhkan cahaya, akibatnya jangkauan flash memendek.

Untuk menghindari problem tersebut, kita perlu tahu kemampuan flash kamera, umumnya pada kamera saku hanya diberikan data jangkauan max flashnya, misalnya: wide angle: 3 m, tele: 2 m, pd ISO 100.

Setiap peningkatan 1 stop / double (ISO 200), jarak tersebut meningkat 1,4 kali, 2 stop / quadruple (ISO 400) meningkat 2 kalinya, sebaliknya bila ISO turun ½ nya (ISO 50) menurun 0,7 kali.

Untuk mencegah under exposure, usahakan memotret dalam jarak sebelum / di bawah jangkauan max flash.

Ada beberapa hal yg harus diperhatikan:

1.Gunakan ISO tertinggi utk kondisi cahaya kurang (low light) dan atau utk obyek bergerak (foto sport / action), agar obyek cukup tercahayai, sekaligus “membekukan” gerak.

Kelemahan dgn penggunaan ISO tinggi, terutama pada kamera bersensor kecil ini, adalah peningkatan noise (dlm kamera analog / film, grainy), akibat peningkatan sensitifitas sensor terhadap cahaya dengan cara menaikkan gain amplifier sensornya. Tapi tingkat noise ini (umumnya consumer digicam max ISO 400), masih layak cetak utk ukuran kecil (3-4R), bila anda “alergi” dengan noise / grainy, hindari ISO 400, gunakan max ISO 200.

2.Gunakan flash dgn speed rendah (slow synch flash) agar obyek + backgroundnya cukup tercahayai dengan baik.

Ini terutama berguna untuknight shoot / scene, di mana BG yg gelap, akan cukup tercahayai (cerah), hanya yg perlu diingat, walau menggunakan blitz, krn pada speed rendah, usahakan menjaga kamera + subyek fotonya tetap steady (disarankan meng-gunakan tripod / alternatifnya). Keuntungan lainnya, semakin rendah speednya, semakin lebih natural warna cahaya asli yang terekam (misalnya: warna lampu pijar yg lebih warm).

3.Gunakan nilai (+) EV (exposure compensation) utk “mencerahkan” hasil foto kita.

Keuntungan dengan cara ini, adalah: peningkatan kecerahan tidak dibarengi dengan peningkatan noise, karena cara kerjanya adalah dengan menurunkan speed sampai batas “aman”, di mana speed masih cukup tinggi untuk handheld, bila ini masih belum cukup, maka aperturenya yang akan diperbesar; terkait dengan cara kerjanya, kita harus memperhitungkan akibatnya:

  • semakin besar nilai (+) EV-nya, semakin rendah speednya, ini tidak cocok untuk “membekukan” gerak obyek, lebih cocok untuk still foto.
  • bila sampai aperturenya diperbesar, maka DoF-nya akan memendek, tapi hal ini jarang, apalagi mengingat kamera saku digital mempunyai DoF yang “sangat” panjang, kecuali untuk foto macro.
  • karena kecerahan ini sengaja kita “tambahkan”, maka hindari penggunaannya utk foto dalam jarak dekat / close-up (1 m atau kurang), untuk menghindari over exposure; lebih berguna untuk foto yang mendekati jangkauan max flashnya, agar tidak under  exposure hasilnya.
  • Seberapa besar nilai (+) EV-nya (exposure value) ? tergantung berapa cerah foto yg kita inginkan, kondisi penerangan di lokasi pemotretan, dan jangan lupa sesuaikan dengan ISO setting yg kita gunakan, utk itu lakukan percobaan dulu utk menentukan nilainya.

    Umumnya nilai +2/3 - 1 (+0,7 - 1,0) pd ISO 100-200 sudah cukup, pada kondisi tertentu yg membutuhkan tingkat kecerahan tinggi, mungkin baru cukup pd ISO 400 (misalnya: foto group yg terpaksa dilakukan pd jangkauan max flash). Untuk auto ISO setting, perhatikan range ISO-nya, umumnya antara 100-200, 100-400, 50-150, tergantung merk / type kameranya (walau kamera umumnya cenderung memilih ISO terendahnya).

    Ditulis oleh : Chandra R (chan8lus@cbn.net.id)

     

     
     (View: 25431 | Refer: 44 | Print: 2011 | Rate: 8.00 / 3 votes | Comment: 0)
     
    Printer friendly version Cetak  | Give Rate Rate  | Comment Komentar  |

    Next:
    Tips Membeli Kamera Digital 
    Tips Menggunakan Pelindung Kedap Air 
    Tips Memilih Kamera Digital 

    Previous:
    Setiap Gambar Mempunyai Cerita Tersendiri
    Digital Imaging Tips
    ISO Digital Kamera
    Fotografi Digital
    FOTOGRAFI DI INTERNET

     Artikel Terbaru
    Tips Memilih Kamera DigitalArtikel
     Kategori Artikel
    Artikel (16)
    News (0)
     Useful Information
    Diskusi Umum PhotographyFotografi Digital (Artikel)
    Tempat Jual Beli & PromosiFotografi Digital (Artikel)
    Berbagi Foto & GaleryFotografi Digital (Artikel)

      Cuplikan Berita&Info  
    Review Kelebihan dan Kekurangan Canon Powershot A2500

    Memiliki kamera digital saat ini tidak perlu selalu harus mengeluarkan budget yang mahal. Hal ini juga sudah dijawab oleh Canon sebagai produsen kamera digital terkemuka didunia memberikan low budget kamera digital yang memiliki hasil yang indah yaitu Canon A2500.

    Pertimbangan Kelebihan Membeli Fujifilm X-M1 serta Review Kekurangannya

    Seberapa bagus kamera Fujifilm X-M1 dalam memenuhi kebutuhan kita setiap hari untuk mengabadikan moment terbaik dalam kegiatan kita. Ulasan penting yang perlu diketahui sebelum membeli kamera Fujifilm X-M1.

    Kelebihan dan Review Sony Cybershot DSC RX100 II

    Sony sebagai produsen kamera digital yang terkenal didunia sudah mulai memperkenalkan Cybershot RX100 II yang merupakan pengembangan dari versi sebelumnya Sony Cybershot RX100. Produk ini akan tersedia dan dijual dengan harga menarik di Indonesia.

       More Berita&Info.......     

    Flash Info
    Lensa apa yg cocok untuk kamera saya?
    Memiliki kamera pasti berhubungan langsung dengan LENSA. Berikut informasi menarik ......(more) (di reply : 0)
    Apa Fungsi VR pada Kamera Nikon D3100 ?
    Penjelasan secara singkat bagaimana cara kerja VR pada kamera Nikon (di reply : 1)
    More Flash Info.....
      Terakhir di Review 


    Canon EOS 30D
     


    Canon EOS 6D
     
    More :
     Sony DSC-V3
     Pentax K200D
     Sony Alpha A-380 (Rating:5.00)
     Sony DSC-N1
    Untuk Review lainnya : http://review.kamera-digital.com

    Anda punya artikel kamera digital yang ingin ditampilkan di halaman ini?
    Mohon kirimkan melalui email : artikel@kamera-digital.com
    Terima kasih atas partisipasi artikel anda untuk kita semua.

    Link: Daftar Harga Terbaru dan Update Kamera Digital di Indonesia

    Komunitas ini Independent dan tidak berhubungan dengan merek, toko atau perusahaan tertentu.
    Informasi yang berasal dari web lain adalah hak cipta web tersebut.


    Copyright © 2003, kamera-digital.com

    Powered by: PHP, MySQL, & WMNews. This Website is Copyright © 2003-2004 by Kamera-Digital.com
    I n d o n e s i a